Skip to content

Menu

  • Home
  • Tentang

Archives

  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025

Calendar

March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Aug    

Categories

  • Global
  • Internasional
  • Lingkungan
  • Musik
  • Nasional
  • Rubrik Fakta

Copyright Muramasa News 2026 | Theme by ThemeinProgress | Proudly powered by WordPress

Muramasa News
  • Home
  • Tentang
You are here :
  • Home
  • Internasional
  • Tragedi Valeria Marquez: Ketika Kekerasan terhadap Perempuan Mengguncang Meksiko
kekerasan perempuan
Oleh siYudaMay 16, 2025

Tragedi Valeria Marquez: Ketika Kekerasan terhadap Perempuan Mengguncang Meksiko

Internasional Article

Dunia maya dikejutkan oleh insiden tragis yang menimpa Valeria Marquez, seorang influencer kecantikan asal Jalisco, Meksiko. Saat melakukan siaran langsung di TikTok, Marquez tiba-tiba menjadi korban penembakan di sebuah salon di Kota Zapopan. Peristiwa memilukan ini menyoroti tingginya angka kekerasan terhadap perempuan di Meksiko, yang semakin menjadi perhatian masyarakat dan pemerhati hak asasi manusia.

Kasus kematian Marquez saat ini sedang diselidiki sebagai femisida, yaitu pembunuhan terhadap perempuan karena gendernya. Jaksa negara bagian Jalisco mengonfirmasi investigasi ini, tetapi belum mengungkap identitas pelaku. Marquez yang memiliki hampir 200.000 pengikut di Instagram dan TikTok sebelumnya sempat berbicara tentang seseorang yang mencoba memberinya hadiah mahal. Beberapa detik sebelum penembakan terjadi, suara dan aktivitas mencurigakan terdengar di siaran langsungnya, sebelum akhirnya ia ditembak dan ponselnya terguling. Momen tragis itu menjadi bukti nyata ancaman yang masih menghantui perempuan di negara tersebut.

Meksiko mencatat salah satu tingkat pembunuhan terhadap perempuan tertinggi di Amerika Latin dan Karibia, berdampingan dengan Paraguay, Uruguay, dan Bolivia. Jalisco sendiri menempati peringkat keenam dari 32 negara bagian dengan angka pembunuhan yang mengkhawatirkan. Sejak Oktober 2024, tercatat lebih dari 900 kasus pembunuhan, memperkuat urgensi bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi kekerasan berbasis gender. Tragedi ini menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap perempuan harus lebih diperkuat dan tindakan nyata harus segera dilakukan.

sumber

You may also like

Belgia Turun Tangan, Kirim Bantuan Kemanusiaan 15 Ton ke Gaza via Udara

Konflik Perbatasan Thailand-Kamboja: Siapa yang Memulai Pertikaian?

Bandara Sanaa Diserang: Yemenia Airways Hancur, Mobilitas Jemaah Terhambat

Tags: kekerasan, perempuan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Archives

  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025

Calendar

March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Aug    

Categories

  • Global
  • Internasional
  • Lingkungan
  • Musik
  • Nasional
  • Rubrik Fakta

Arsip News

  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025

Kategori

  • Global
  • Internasional
  • Lingkungan
  • Musik
  • Nasional
  • Rubrik Fakta

Redaksi

Copyright Muramasa News 2026 | Theme by ThemeinProgress | Proudly powered by WordPress