
Belajar dari YouTube, Membangun Kebun: Perjalanan Pasutri Menuju Kemandirian Pangan
Berkebun bukan hanya tentang menanam tanaman, tetapi juga mengubah cara pandang seseorang terhadap dunia. Utiq dan Pak Tri, pasangan suami istri yang memilih “jalan ninja” dalam berkebun, berbagi kisah bagaimana mereka memulai perjalanan ini. Awalnya, tanah luas di dekat rumah mereka dipenuhi semak belukar dan bahkan menjadi habitat ular, sehingga menimbulkan risiko bagi lingkungan sekitar. Daripada membiarkan kondisi tersebut berbahaya, mereka memutuskan untuk menyewa lahan dan merawatnya menjadi kebun yang produktif. Seiring berjalannya waktu, Pak Tri mengusulkan ide untuk memelihara ayam guna menambah manfaat dari kebun tersebut.
Tidak berhenti di situ, pasangan ini kemudian mempertimbangkan untuk menyewa sawah guna menanam sayuran bagi kebutuhan keluarga. Tanpa latar belakang pertanian formal, mereka mengandalkan berbagai sumber informasi dari internet, khususnya melalui YouTube, untuk belajar cara berkebun dan mengelola pertanian kecil mereka. Pak Tri juga menyadari bahwa berkebun bisa menjadi bagian penting dalam pendidikan anak-anak, sehingga ia tidak ragu mengajak mereka terlibat dalam kegiatan menanam. Baginya, berkebun bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga membantu membangun karakter anak-anak dengan mengajarkan kerja keras, kesabaran, dan kepedulian terhadap lingkungan.
sumber [1]
Archives
Calendar
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||
Leave a Reply